SAMPANG — Festival Literasi 2026 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Sampang menjadi ruang menarik bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan di bidang teknologi serta desain. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Sampang melalui sebuah stand yang memadukan literasi, kreativitas visual, dan digitalisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Agil dan Reva, siswa Jurusan DKV SMKN 1 Sampang, dipercaya menjadi andalan untuk menjaga dan memberikan pelayanan di stand sekolah. Keduanya tidak hanya bertugas menyambut pengunjung, tetapi juga memperkenalkan berbagai potensi dan kreativitas yang dikembangkan siswa DKV.
Hal yang menjadi daya tarik utama adalah photobooth digital yang menjadi satu-satunya fasilitas sejenis yang dikeluarkan oleh SMKN 1 Sampang dalam kegiatan tersebut. Konsep ini menjadi representasi bagaimana ilmu desain visual dapat dikembangkan menjadi sebuah pengalaman digital yang menarik, interaktif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya peserta yang mampir ke stand SMKN 1 Sampang. Mereka tidak sekadar datang untuk berfoto, tetapi juga tertarik melihat bagaimana teknologi digital dipadukan dengan kreativitas desain. Stand tersebut pun menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi dan menarik perhatian selama Festival Literasi 2026.
Kehadiran DKV SMKN 1 Sampang dalam festival ini sekaligus menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media visual dan teknologi digital.
Bagi Jurusan DKV SMKN 1 Sampang, kesempatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran nyata. Siswa belajar bagaimana sebuah karya desain dapat berkomunikasi dengan masyarakat, bagaimana sebuah stand dipresentasikan, serta bagaimana kreativitas dapat menjadi bagian dari promosi dan pelayanan publik.
Melalui Agil dan Reva, DKV SMKN 1 Sampang memperlihatkan bahwa siswa SMK bukan hanya belajar teori di ruang kelas. Mereka juga dipersiapkan untuk berani tampil, berkarya, berkomunikasi, menguasai teknologi, dan menghasilkan karya visual yang memiliki nilai guna.
Festival Literasi 2026 akhirnya menjadi panggung kecil yang memperlihatkan potensi besar DKV SMKN 1 Sampang: desain bukan sekadar membuat sesuatu terlihat menarik, tetapi bagaimana kreativitas mampu menciptakan pengalaman, menyampaikan pesan, dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
DKV SMKN 1 Sampang — Kreatif Berkarya, Cakap Digital, Siap Berkarya di Dunia Industri.

